Masalah aki basah pada sepeda motor memang seringkali membuat pemiliknya kesal. Aki yang basah dapat menyebabkan kembung dan berpengaruh buruk pada kinerja sepeda motor. Namun, jangan khawatir karena ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
Pertama-tama, kita perlu tahu cara merawat aki basah agar tidak mudah kembung. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan rutin memeriksa level air aki dan menambahkan air distilasi jika diperlukan. Pastikan juga untuk membersihkan terminal aki dan klemnya secara berkala agar tidak terjadi korosi.
Selain itu, pastikan juga aki terpasang dengan baik dan kencang. Jika aki terlalu longgar, bisa menyebabkan getaran yang dapat merusak sel-sel aki. Jadi, pastikan semua klem dan baut terpasang dengan baik.
Jika aki sudah mulai terasa kembung, segera ambil langkah untuk mengatasinya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melepas udara yang terperangkap di dalam aki. Caranya cukup mudah, cukup buka tutup aki dan biarkan udara keluar. Namun, pastikan untuk melakukannya dengan hati-hati agar tidak terjadi kebocoran asam aki.
Untuk melakukan perawatan lebih lanjut, Anda juga bisa menggunakan alat-alat khusus seperti volt meter untuk memeriksa tegangan aki. Harga volt meter biasanya berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 200.000 tergantung merk dan kualitasnya.
Selain itu, Anda juga bisa membeli alat pengisian aki otomatis untuk memudahkan proses pengisian air aki. Harga alat ini biasanya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 300.000 tergantung merk dan kualitasnya.
Dengan melakukan perawatan secara rutin dan menggunakan alat yang tepat, Anda bisa mengatasi masalah aki basah pada sepeda motor dan mencegahnya agar tidak mudah kembung. Jadi, jangan biarkan masalah aki basah mengganggu perjalanan Anda, segera lakukan perawatan yang tepat!